SCAFFOLDING FRAME ACCESSORIES SYSTEM

MAINFRAME

Main Frame adalah bagian dari scaffolding yang berperan sebagai komponen utama yang terdiri dari berbagai macam tipe ukuran. Fungsi main frame untuk mengatur ketinggian dan lebar scaffolding yang akan dirangkai sesuai dengan kebutuhan bangunan.

CROSSBRACE

Spesifikasi

- Panjang : 220 cm & 193 cm

- Tebal : 1,2 mm.

Cross Brace digunakan untuk menggabungkan dua buah main frame untuk mencegah scaffolding / perancah bergerak atau tergelincir. Merupakan bagian dari kelengkapan scaffolding yang berfungsi untuk memberikan jarak horizontal antar main frame sekaligus sebagai pengaku scaffolding agar tidak goyang. Cross Brace merupakan 2 pipa yang saling bersilangan yang dihubungkan bagian tengahnya, digunakan sebagai pengikat antara masing-masing main frame sehingga main frame dapat berdiri tegak. Selain itu, cross brace juga dapat mengurangi faktor tekuk yang terjadi pada standard scaffolding terutama jika main frame disambungkan ke atas. Pemasangan bracing relative mudah yaitu dengan memasukkan pen yang ada di tiap-tiap frame ke lubang yang tersedia pada cross brace kemudian dikunci dengan brace locking yang ada di badan main frame.

LADDER FRAME

Ladder Frame adalah bagian dari scaffolding yang berperan sebagai komponen utama yang terdiri dari berbagai macam tipe ukuran. Fungsi main frame untuk mengatur ketinggian dan lebar scaffolding yang akan dirangkai sesuai dengan kebutuhan bangunan. Jika ketinggian satu main frame belum mencukupi kebutuhan tinggi bangunan, maka dapat ditambahkan main frame lagi di atasnya (arah vertikal), dan jika lebar main frame belum memenuhi kebutuhan bangunan maka dapat ditambahkan lagi main frame ke sisi sampingnya (arah horizontal).

JOIN PIN

Joint Pin adalah aksesoris scaffolding / perancah yang di gunakan untuk menyambung dua pipa vertikal dengan ukuran yang sama. Joint Pin merupakan aksesoris yang paling aman asalkan kedua penutup tertutup dengan sempurna.

CATWALK

Catwalk merupakan bagian dari scaffolding yang berfungsi sebagai tempat berpijak antar main frame yang digunakan untuk akses para pekerja.

JACKBASE & UHEAD

Jackbase

Terbuat dari bahan plat dan as drat berkualitas, sehingga sangat kokoh dan aman saat di gunakan. Jack base berfungsi sebagai kaki yang dapat pula diatur ketinggiannya untuk menambah ketinggian ring base sesuai dengan ketinggian yang dibutuhkan. Jack base juga berfungsi sebagai bagian yang meratakan ketinggian.


Uhead

Dengan bentuk menyerupai huruf “U” pada umumnya merupakan komponen yang menyangga, mengapit dan menahan konstruksi di atas agar tidak mudah gerak. Komponen ini tidak efektif dipergunakan pada konstruksi bagian atas yang rata.

PIPE SUPPORT

Pipe support berfungsi untuk meratakan beban scaffolding agar lebih aman dan kuat. Pipe Support juga digunakan untuk menunjang sudut ruangan yang hendak di cor.

CASTER WHEEL / RODA

Roda Caster Berfungsi Untuk Mempermduah pekerjaan Pekerja Memindahkan Scaffolding Dari Tempat 1 Ke tempat yang lainnya.

PIPA HOLLOW

Hollow dapat digunakan sebagai rangka/pengaku pada triplek untuk bekisting kolom, balok maupun plat sebagai pengganti usuk. Hollow berukuran 4x4 & 5x5 dengan ketebalan 2mm, ada berbagai ukuran 2M , 3M , dan 4M

TANGGA / STAIRS

Tangga scaffolding berfungsi untuk mendaki atau menuruni sebuah bangunan. Tangga ini biasanya digunakan oleh pekerja konstruksi untuk menuju ke lantai atas bangunan yang sedang dibangun atau dalam proses renovasi.

Beam Rill / Suri Suri / UNP

Suri-suri atau beam rill


Suri-suri merupakan salah satu komponen bekisting yang berfungsi untuk menumpu bodeman pada balok, selain itu dapat juga digunakan sebagai penahan pada bekisting kolom. Suri-suri dapat dikunci menggunakan tie rod, juga bisa dikunci dengan kawel jika dihubungkan dengan beam clamp.

LONG TIE ROD

1. Menjaga Keamanan Bekisting: Salah satu fungsi utama tie rod bekisting adalah menjaga keamanan bekisting selama proses pengecoran beton. Dengan menghubungkan panel-panel bekisting, tie rod ini mencegah panel-panel tersebut bergerak atau bergeser akibat tekanan dari beton segar yang sangat berat.

2. Membantu Membentuk Bentuk yang Diinginkan: Tie rod bekisting juga membantu dalam membentuk bentuk yang diinginkan untuk elemen beton yang sedang dicor. Dengan merancang tie rod secara hati-hati, kontraktor dapat mencapai hasil yang presisi dan sesuai dengan desain yang telah direncanakan.

3. Mendistribusikan Beban: Tie rod bekisting membantu mendistribusikan beban beton dengan merata ke seluruh bekisting. Ini memastikan bahwa tekanan yang ditimbulkan oleh beton terdistribusi secara merata, mengurangi risiko keretakan atau kerusakan pada bekisting.

4. Memungkinkan Penyesuaian: Tie rod bekisting juga memungkinkan penyesuaian yang diperlukan selama proses pengecoran. Ini dapat membantu mengatasi masalah ketidaksempurnaan dalam bekisting atau perubahan kebutuhan desain yang mungkin terjadi.

BEAM CLAMP

Siku stopper / Beam Clamp (atau siku bekisting) pada scaffolding memiliki fungsi utama sebagai komponen penopang dan pengunci dalam struktur bekisting beton, khususnya pada pengecoran balok (beam).

Fungsi siku stop scaffolding:

  • Menahan Panel Side Form: Berfungsi untuk menahan panel cetakan beton (side form) agar tetap kokoh dan tidak bergeser, sehingga bentuk balok sesuai dengan cetakan yang direncanakan.

  • Mencegah Kebocoran Semen: Mengurangi risiko keluarnya air semen dari celah-celah bekisting selama proses pengecoran, sehingga kualitas beton tetap terjaga.

  • Meningkatkan Stabilitas: Membantu memperkokoh struktur perancah secara keseluruhan, terutama pada bagian sambungan atau sudut.

  • Efisiensi Pekerjaan: Mempermudah dan mempercepat proses pemasangan (erection) serta pembongkaran bekisting, yang menjadikannya solusi ekonomis dibandingkan metode kayu tradisional.

SABUK KOLOM

Sabuk kolom (sering disebut column clamp atau suri-suri) berfungsi utama sebagai pengikat bekisting kolom untuk menahan tekanan lateral beton basah saat pengecoran. Alat ini mencegah bekisting jebol, meleyot, atau berubah bentuk, sehingga kolom tetap lurus dan sesuai ukuran yang direncanakan.

Fungsi Utama Sabuk Kolom Bekisting:

  • Menahan Tekanan Beton: Menahan beban tekanan beton basah dari dalam ke luar.

  • Menjaga Kestabilan Bekisting: Mencegah cetakan kolom (bekisting) berubah bentuk (deformasi) atau melebar saat beton dituang.

  • Menjamin Kelurusan Kolom: Memastikan posisi kolom tetap vertikal dan presisi.

CAWEL

Kawel bekisting (sering juga disebut cawel atau cawel scaffolding) berfungsi sebagai komponen pengunci dalam sistem bekisting beton, yaitu mengikat beam clamp (penjepit balok) ke panel bekisting.

Secara lebih detail, fungsi cawel/kawel bekisting dalam proyek konstruksi adalah:

  • Mengunci Panel: Mengunci panel bekisting agar posisinya stabil dan tidak bergeser selama proses pengecoran.

  • Menahan Tekanan: Membantu menahan tekanan beton cair yang sangat kuat saat dituang ke dalam cetakan.

  • Mendukung Struktur: Sebagai bagian dari sistem pendukung struktur bekisting (formwork).

Office & Workshop

Balepanjang RT07 RW01, Krian Sidoarjo

Contacts

0812 8873 6199
0812 5900 8430
0813 3074 5475

Email
scaffoldingts@gmail.com